Ingin Jadi Seorang Data Scientist? Kuasai Dulu Tools Ini

data scientist, sumber: seputarkarir.com

Tahu, ‘kan, kalau teknologi terus semakin berkembang? Begitu pula profesi yang berhubungan dengan teknologi juga semakin dicari, ‘kan? Dan akhir-akhir ini profesi data scientist semakin populer. Sampai-sampai diprediksi profesi ini akan menjadi profesi paling potensial di masa depan kelak.

Sayangnya, untuk menjadi seorang data scientist ini, juga diperlukan skill yang tidak nangung-nangung. Nah, data scientist sendiri merupakan profesi yang bertugas mengolah data dalam jumlah besar. Mulai dari mengumpulkan dan mengolah data yang masih belum beraturan hingga menganalisisnya. Sehingga pada akhirnya menghasilkan informasi yang akurat dan berpengaruh dalam pengambilan keputusan.

Seperti yang sudah dikatakan di atas, diperlukan beberapa skill jika ingin menjadi data scientist. Namun, selain skill berupa algoritma, statistik, kalkulus, big data, dan lainnya, ada juga yang harus dikuasai, lho. Tahu tidak kalau data scientist itu tidak bekerja secara manual. Mereka memakai tools yang bisa membantu pekerjaannya. Nah, jika ingin jadi data scientist setidaknya harus kuasai toolstools ini dulu, ya.

Tools yang membantu data scientist

Tools data scientist Google Data Studio

Seperti namanya, tools yang satu ini buatan Google, lho. Tools ini dapat membantu data scientist dalam mengubah data yang berbentuk dashboard maupun laporan. Jadi, visualisasi datanya akan lebih informatif, interaktif, serta responsif. Terlebih lagi, dengan tools ini dapat lebih mudah membagikan data serta berkolaborasi secara realtime dengan tim. Apalagi tools ini juga bisa memantau perkembangan harian hingga memprediksi tren data, lho.

Tools data scientist Tableau

Untuk tools data scientist ini, pastinya tidak diragukan lagi dalam mengolah big data. Terlebih lagi, Tableau juga sering digunakan untuk keperluan business intelligence. Sebab, tools ini juga bisa berinteraksi dengan basis data, spreadsheet, dan online analitycal processing. Di industri perbankan, Tableau bisa digunakan untuk memonitor kinerja bisnis, pergerakan transaksi nasabah, dan masih banyak lagi.

Tools data scientist SAS

Tools yang satu ini terbilang tertutup dan biasanya hanya dipakai oleh industri besar. Sedangkan, SAS sendiri merupakan tools yang dikhususkan untuk operasi statistik. Terlebih dengan bahasa pemrograman dasar SAS, juga banyak menawarkan library dan fitur, lho. Dengan itu, data scientist bisa dengan mudah digunakan dalam memodelkan serta mengatur data, terutama big data.

Tools data scientist Apache Superset

Tools kali ini merupakan aplikasi visualisasi data yang berbasis web, lho. Tools ini juga bisa dipakai untuk ekspolasi dan visualisasi data mulai dalam bentuk diagram pie hingga diagram geospasial. Apalagi, tools data scientist ini bisa membangun visualisasi data secara custom, lho. Belum lagi, Superset ini terintergrasi dengan database berbasis SQL. Hal ini memungkinkan dengan adanya fitur SQLAlchemy.

Tools data scientist Domo

Kali ini tools data scientist ini berbasis cloud, ya. Sedangkan, visualisasi data bisa digabungkan dari berbagai sumber data. Mulai dari database, spreadsheet, hingga software yang berbasis cloud. Menariknya lagi, tools ini ada dalam bentuk mobile, lho. Jadi, bisa digunakan dengan mudah dan di mana saja, ‘kan?

Selain skill, itulah tools yang perlu kita pelajari dan kuasai jika ingin menjadi data scientist. Tidak harus menjadi expert di semua tools, tapi cukup fokuskan pada satu atau dua tools saja. Yang lainnya, setidaknya kita mengetahui basic-nya. Terlebih yang terpenting, kita selalu melakukan trial and error saja.

About Ismaeg

Check Also

Berbagai Macam Persiapan Ketika Mulai Berbisnis Online

persiapan ketika mulai berbisnis online, sumber: idxchannel.com Pada umumnya perkembangan dunia kini telah banyak mewakili ...

Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published.