3 Teknologi Perban Futuristik Dalam Dunia Medis

teknologi perban futuristik, sumber: liputan6.com

Perban salah satu benda yang sangat dibutuhkan, khususnya untuk merawat luka para pasien. Tanpa perban, para tenaga medis akan kesulitan untuk membalut luka dan mencegahnya dari infeksi. Banyak sekali fungsi atau kegunaan dari perban ini. Namun, tahukah kamu bahwa seiring dengan perkembangan zaman, perban kini dibuat semakin canggih? Ada teknologi perban futuristik yang akan membantu pekerjaan para tenaga medis jadi lebih mudah.

Teknologi perban yang semakin canggih ini memiliki banyak tujuan penciptaan. Bukan sekedar sebagai penutup luka saja, melainkan juga untuk menyembuhkan luka. Bahkan penelitian untuk ini telah dimulai sejak tahun 2015 lalu. Jadi, memang sudah cukup lama dan masih terus dikembangkan. Sampai saat ini bukan hanya perban saja, tapi ada banyak lagi teknologi canggih di bidang medis yang telah dikembangkan untuk membuat kesempatan sembuh bagi pasien semakin besar.

Apa Saja Teknologi Perban Futuristik?

Kalau kamu penasaran dengan apa saja teknologi perban futuristik yang ada saat ini, mari lihat beberapa informasinya di bawah.

Teknologi Perban Futuristik dengan Indikator Sinar

Memeriksa luka yang dibalut dengan perban memang semestinya dilakukan sewaktu-waktu agar tidak terjadi adanya risiko infeksi. Namun, itu artinya para dokter atau perawat harus membuka perban tersebut. Kini dengan adanya teknologi perban dengan indikator sinar, maka para tenaga medis tak perlu repot melakukan buka tutup perban lagi.

Sebab, teknologi perban futuristik ini nantinya akan dapat bersinar jika luka semakin parah. Teknologi satu ini ditemukan pada tahun 2017, dan bila dikembangkan lebih baik lagi maka dapat membantu permudah pekerjaan tenaga medis di luar sana.

Teknologi Perban Futuristik dengan Menggunakan Sensor

Teknologi perban yang ada saat ini memang terus dikembangkan agar nantinya tak hanya bisa membalut luka saja, tapi sekaligus bisa menyembuhkan luka dari pasien yang bersangkutan. Terdapat beberapa peneliti yang berasal dari Universitas Tufts, di mana mereka mendemonstrasikan perban yang menggunakan sensor.

Nantinya sensor tersebut akan mengukur luka pada tubuh pasien dan memantau kemungkinan infeksi yang terjadi. Dalam demonstrasi teknologi perban futuristik ini, bila luka pada pasien makin buruk, maka nantinya akan ada gel antibiotik yang dipanaskan di mana itu merupakan respon dari ancaman.

Teknologi Perban Futuristik dengan Nanogenerator

Terdapat beberapa ilmuwan yang berasal dari University of Wisconsin-Madison di mana mereka mengembangkan sebuah perban yang menggunakan nanogenerator dan didukung oleh energi yang dimiliki oleh pasien. Xudong Wang selaku pemimpin dari tim tersebut konon mengujinya pada 10 tikus.

Nah, tikus yang dipakaikan teknologi perban futuristik ini nantinya akan dikontrol sedemikian rupa demi mengetahui perkembangannya. Menurut beberapa informasi, tikus yang membutuhkan 2 minggu untuk sembuh justru menunjukkan tanda-tanda penyembuhan luka hanya pada 3 hari pemakaian perban tersebut.

Melakukan penelitian untuk membuat alat demi mempermudah tenaga kesehatan memang sangat sulit. Ada banyak biaya dan juga pemikiran yang harus dituangkan sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama. Beberapa negara maju mungkin berhasil membuat teknologi yang canggih, tapi di beberapa negara lainnya masih menggunakan perban yang biasa untuk membalut luka.

Sebenarnya masih ada banyak lagi teknologi perban futuristik yang kini dikembangkan, akan tetapi tak banyak kabar beredar apakah penelitian tersebut berhasil atau tidak. Mungkin beberapa tahun ke depan barulah teknologi canggih ini akhirnya dikeluarkan. Apapun itu, semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi kamu.

About Ismaeg

Check Also

Pilihan Jenis iPhone Terbaik yang Banyak Diminati Masyarakat

jenis iPhone terbaik, sumber: Tribunnews.com Bagi Anda yang belum mengenal lebih jauh Hp iPhone, pada ...

Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published.